JN77.COM - Lebak Banten – Warga masyarakat yang beragama muslim di Kabupaten lebak Provinsi Banten berbondong-bondong melakukan tradisi ziarah kubur saat Lebaran Idul fitri 1446 H/tahun 2025. Itu dilakukan untuk mendoakan orang tua, saudara, atau rekan yang sudah meninggal.
Tradisi ini terus dilakukan masyarakat muslim Seindonesia khususnya Kabupaten lebak, Pada sejak zaman dulu hingga saat ini.
Bardha bin TAR'I BIN Adam, Salah satu warga Kampung Legok Desa Asem kecamatan Cibadak, mengatakan, ziarah kubur sudah rutin dilakukan pada hari Lebaran terutama ke makam makam kakek nenek dan turunannya yang sudah wafat mendahului kita .
Sejumlah Warga Melakukan Ziarah Kubur Usai Melaksanakan Salat Idul Fitri 1446 H
“Tradisi ziarah kubur tidak hanya menjelang bulan suci Ramadan dan saat Lebaran saja, melainkan suka dilakukan oleh sebagian orang pada hari Kamis atau Malam Jumat Kliwon,” katanya kepada Media ini. Pada selasa (2/4/2025).
Saat ziarah kubur, kata Bardha BIN TAR'I BIN Adam, para peziarah biasanya selalu mebaca doa-doa untuk orang yang sudah tiada. Doa ziarah kubur tersebut seperti membaca tahlil, sholawat, atau surah-surah dalam Al-Qur’an, untuk mendoakan leluhur yang sudah meninggal dunia.
“Kami meyakini banyak sekali manfaat bagi kita ketika ziarah kubur. Selain itu, kami yakin mampu memberikan manfaat bagi para leluhur yang sudah tiada,” Tuturnya.
“Ziarah kubur secara tidak langsung akan mengingatkan kita bahwa akan datang kematian kapan pun, dan di mana pun manusia itu berada,” Tutupnya ( Hendri)